Rabu, 17 Juli 2013

Skala Likert

Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang kejadian atau gejala sosial. Dalam penelitian gejala sosial ini telah ditetapkan spesifik oleh peneliti yang selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian.

Dalam pengolahan statistik, tiap pertanyaan atau pernyataan diberi bobot sesuai dengan pilihan masing-masing, misalnya :
Positif 
Sangat Setuju (SS)              = 3
Setuju             (S)               = 2
Tidak Setuju   (TS)             = 1
Sangat Tidak Setuju (STS)  = 0
Negatif
Sangat Setuju (SS)              = 0
Setuju             (S)               = 1
Tidak Setuju   (TS)             = 2
Sangat Tidak Setuju (STS)  = 3

Persamaan yang digunakan untuk menentukan respon seseorang adalah skor total/ skor maksimum x 100%
Tabel kriteria responnya adalah


Contoh 1 : Terdapat 20 data, dimana datanya adalah


Maka hasil dari angket tersebut dinyatakan bahwa rata-rata respon dari sekelompok orang tersebut sebesar 72,67% yang artinya skor tersebut termasuk ke dalam kategori tinggi.

Skala Likert juga dapat dilakukan untuk perhitungan secara lebih mendetail per pertanyaan atau per pernyataan.

Contoh 2 :
Pada soal pernyataan no 1, kita lihat skor SS = 11 orang, S = 7 orang , TS = 2 orang, STS = tidak ada.

(Bersambung)






1 komentar:

  1. assalamualaikum :)
    saya sangat tertarik utk baca artikel yg satu ini.
    bisakah admin bantu saya utk berikan link untuk sambungannya? [please]

    BalasHapus