Senin, 24 November 2014

Membuat Tinta Rahasia

Jika suatu waktu ingin mengirimkan pesan rahasia, ambil saja air cuka, air jeruk atau getah bawang sebagai tinta rahasia. Mau tau gimana caranya????

1..Sediakan kertas putih
2. Berikan tulisan dengan menggunakan air cuka, air jeruk atau getah bawang
3. Untuk mengetahui isi dalam kertas tersebut, pegang kertas di atas nyala api lilin, maka tulisan kecoklatan akan terlihat.





Wow amazing...Kenapa bisa begitu ya??? ada yang tau kenapa?? 


Ternyata cuka atau asam asetat, air jeruk atau getah bawang menimbulkan perubahan kimiawi dalam kertas dan mengubahnya menjadi zat semacam selofan, karena suhu nyalanya lebih rendah daripada kertas biasa, maka tempat-tempat yang diberikan tulisan itu lebih cepat hangus.

Itu jawabannya , sampai jumpa di percobaan selanjutnya ya ^_^

Referensi : Hans Jurgen Press. 1999. Bergembira dengan sains. Bandung. PT. Titian Ilmu

Sabtu, 06 September 2014

===Wakafa Billahi Syahida===


"...amal baek itu, lakukan dan lupakan.. wakafa billahi syahiida.. biarlah Allah yang jadi saksi" terdengar uraian Aa Gym
"..inget cerita tentang wanita yang berpakaian rapi, rajin bersih-bersih rumah, berdandan yang pantas buat suaminya, padahal suaminya buta?.. dan suatu ketika tetangganya nanya ngapaen?.. dia menjawab, da saya mah dandan buat suami bukan agar suami cinta sama saya, tapi biar Allah ridho.. nah ibu-ibu, jangan bosen masak meski kadang suaminya gak makan masakan ibu-ibu.. "aing mah, hanas geus masak, teu di dahar cape-cape" masak ajah.. bukan karena pengen di makan suami, masak karena Allah, biar Allah yang kasih pahala.. lakukan aja kebaekan bukan karena pengen dipuji, kalo orang kemudian memuji, pujian tu milik Allah, kalo mereka kemudian memaki, kejelekan bakal balik lagi ke diri mereka.. gak usahlah mikirin apa kata orang, lakukan aja kebaekan karena Allah SWT semata" terang Aa gym
"jangan terlalu cinta sama suami, dia bukan pemberi rizki, dia bukan pelindung, buktinya, dia bisa mati, tapi ibu-ibu tetep idup kan, tetep dapet rejeki, sudahlah.. kita berbuat baek pada suami itu niatkan karena Allah, bukan supaya disayang suami.. inget Siti Asiyah yang tetap taat sama Allah SWT, meski bersuamikan Fir'aun, musuh Allah.. kalo orang ngomong apa, gak usah dipikirin, biar mereka ngomong sampe jeding bibirnya gakan membahayakan kita kalo Allah gak ijinkan.. mana yang lebih berbahaya, ngomongin orang, apa diomongin orang.. nah, klo tau ngomongin orang berbahaya, naha bet masih keneh ngomongkeun batur atuh?.." sayup-sayup Aa Gym masih berceramah menentramkan hati yang usang ini.
with Atto Brown
‪#‎ceramah‬ Aa Gym yang selalu mengena ke hati


‪#‎semoga‬ kutipan dari rekan yang mendengarkan langsung ceramahnya, bermanfaat untuk para pembaca. ^_^

Rabu, 17 Juli 2013

Skala Likert

Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang kejadian atau gejala sosial. Dalam penelitian gejala sosial ini telah ditetapkan spesifik oleh peneliti yang selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian.

Dalam pengolahan statistik, tiap pertanyaan atau pernyataan diberi bobot sesuai dengan pilihan masing-masing, misalnya :
Positif 
Sangat Setuju (SS)              = 3
Setuju             (S)               = 2
Tidak Setuju   (TS)             = 1
Sangat Tidak Setuju (STS)  = 0
Negatif
Sangat Setuju (SS)              = 0
Setuju             (S)               = 1
Tidak Setuju   (TS)             = 2
Sangat Tidak Setuju (STS)  = 3

Persamaan yang digunakan untuk menentukan respon seseorang adalah skor total/ skor maksimum x 100%
Tabel kriteria responnya adalah


Contoh 1 : Terdapat 20 data, dimana datanya adalah


Maka hasil dari angket tersebut dinyatakan bahwa rata-rata respon dari sekelompok orang tersebut sebesar 72,67% yang artinya skor tersebut termasuk ke dalam kategori tinggi.

Skala Likert juga dapat dilakukan untuk perhitungan secara lebih mendetail per pertanyaan atau per pernyataan.

Contoh 2 :
Pada soal pernyataan no 1, kita lihat skor SS = 11 orang, S = 7 orang , TS = 2 orang, STS = tidak ada.

(Bersambung)






Jenis Skala Pengukuran dalam Penelitian

Jenis-jenis skala pengukuran ada empat macam yaitu :
1. Skala Nominal.
2. Skala Ordinal.
3. Skala Interval.
4. Skala Ratio.

Selain keempat jenis skala pengukuran tersebut, ternyata skala interval yang sering digunakan untuk mengukur gejala dalam penelitian sosial.Para ahli sosiologi membedakan dua tipe skala pengukuran gejala sosial yang diukur yaitu:
a. Skala pengukuran untuk mengukur perilaku susila dan kepribadian. termasuk tipe ini : skala sikap, skala moral, test karakter, skala partisipasi sosial
b. Skala pengukuran untuk mengukur berbagai aspek budaya lain dan lingkungan sosial. termasuk tipe ini adalah skala mengukur status sosial ekonomi, lembaga-lembaga swadaya masyarakat (sosial), kemasyarakatan, kondisi rumah tangga dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Skala Sikap :
Bentuk-bentuk skala sikap yang perlu diketahui dalam melakukan penelitian ada lima macam, diantaranya adalah :

1. Skala Likert
2. Skala Guttman
3. Skala Differensial Simantict
4. Rating Scale
5. Skala Thurstone



Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan angket penelitian

Tahapan yang sangat penting dalam proses penelitian ilmiah adalah menyusun alat ukur (instrumen) penelitian sebagai pedoman untuk mengukur variable-variabel penelitian. Alat ukur tersebut harus valid dan reliable. Yang dikatakan valid ialah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat keandalan atau kesahihan suatu alat ukur, sedangkan reliable adalah keajkan (konsistensi) alat pengumpul data penelitian. Jenis alat ukur dapat berupa : wawancara, angket dll.
Alat ukur yang baik (handal) sudah menetapkan tingkat pengukuran tertentu, yaitu: dapat berupa Nominal, Ordinal, Interval dan Ratio (NOIR).
Pada umumnya semua jenis angket paling sedikit memiliki dua fungsi yaitu deskripsi dan pengukuran.
Fungsi pertama ialah dapat memberikan gambaran (deskripsi) tentang karakteristik dari individu atau sekelompok responden.

Penyusunan angket yang baik perlu memperhatikan beberapa faktor berikut:
      a.      Populasi dan sampel
      b.     Tingkat sosial dan ekonomi, latar belakang pendidikan dan lain-lain individu dan kelompok sasaran 
               yang hendak diteliti
      c.      Kejelasan fakta apa saja yang diperlukan untuk mempelajari masalah yang akan diteliti
      d.     Tingkat jangkauan untuk memperoleh fakta dan data
      e.      Bagaimana caranya angket diadministrasikan
      f.       Macam-macam alternative atau model jawaban responden yang akan digunakan dalam penelitian
      g.      Berapa lama waktu pembuatan angket
      h.      Bagaimana kontrol atau kendali agar responden memberikan jawaban terhadap angket yang dibuat
     i.      Dalam menyusun pernyataan atau pertanyaan peneliti menggunakan pernyataan atau pertanyaan yang mudah dipahami responden, singkat, padat, dan sederhana. Hal ini harus diperhatikan antara lain:
      1) Panjang pendeknya angket
      2) Isi angket
      3) Kerahasiaan jawaban
      4) Faktor lain yang terkait


Referensi : Riduwan. 2007. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung. Alfabeta

Sabtu, 13 Juli 2013

Beasiswa Jenjang SD/SMP/SMA/S1 Dari Yayasan Habibie

Diantara sekian juta pelajar yang ada di Indonesia, tidak sedikit pula diantaranya yang pintar dan mempunyai prestasi akademis yang patut dibanggakan, namun terkendala dari segi pembiayaan. Padahal mereka adalah generasi penerus kepemimpinan negeri ini beberapa tahun yang akan datang. Sangat disayangkan jika para pelajar tersebut terhenti pendidikannya dikarenakan ketiadaan biaya. Alhamdulillah, masih ada lembaga yang bersedia mengucurkan dana, menunjukkan kepeduliannya terhadap pelajar-pelajar tersebut sebagai salah satu wujud keikutsertaan membangun bangsa dan negeri ini. Lembaga tersebut adalah YAAB-ORBIT-HAH. Berikut adalah beasiswa yang ditawarkan sebagaimana yang kami kutip dari orbit-hasriainunhabibie.or.id.
Yayasan Amal Abadi Beasiswa ORBIT Hasri Ainun Habibie (YAAB-ORBIT HAH) adalah lembaga non profit yang menyelenggarakan program beasiswa bantuan biaya studi kepada pelajar/mahasiswa yang berprestasi namun memiliki kendala dalam membiayai pendidikannya selama 1 (satu) tahun. Jumlah beasiswa bantuan biaya studi YAAB-ORBIT HAH perbulan adalah sbb :
  1. jenjang SD sebesar Rp.75.000,-
  2. jenjang SLTP/sederajat sebesar Rp.100.000,-
  3. jenjang SMU/sederajat sebesar Rp. 250.000,-
  4. jenjang Akademi/S-1 sebesar Rp. 450.000,-
Syarat-syarat Menjadi Penerima beasiswa YAAB-ORBIT HAH sbb :
  1. Memiliki keterbatasan dalam biaya pendidikan
  2. Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga beasiswa selain YAAB-ORBIT HAH
  3. Minimal duduk di kelas II SLTP-SMU/sederajat dengan rata-rata raport persemester minimal 7.00
  4. Minimal duduk di semester III dengan IPK minimal 2.75 (eksakta) dan minimal 3.00 (non eksakta)
  5. Aktif di kegiatan Intra atau ektra sekolah/kampus (tidak menjadi prioritas)
  6. Bersedia memenuhi kewajiban serta berperan aktif dalam kegiatan YAAB-ORBIT HAH
Data-data yang harus dikirim  adalah sbb :
  1.  Formulir yang telah diisi lengkap dengan stempel sekolah/kampus (diFormulir bagian belakang)
  2. Foto copy raport/IP per-semester (mulai dari sem. 1 s.d sem. terakhir diterima)
  3. Surat keterangan tidak mampu minimal dari Rt setempat
  4. Foto copy Kartu Tanda Pengenal (KTP) atau kartu pelajar, jika belum memiliki KTP
  5. Foto copy kartu keluarga (KK) terbaru atau dilegalisir Rt
  6. Slip gaji (jika orangtua PNS/Karyawan Swasta/buruh PT) atau surat keterangan penghasilan orangtua yang disahkan/diketahui oleh RT, bisa digabung dengan surat keterangan tidak mampu, (jika orangtua buruh harian lepas/wiraswasta dll)
  7. Foto terbaru ukuran 3 x 4 sebanyak 1 lembar (ditempel di Formulir bagian muka)
Untuk data-data yang dapat menjadi penunjang (jika ada) antara lain :
  1. Surat permohonan berisi data diri, kondisi ekonomi keluarga dan alasan pengajuan beasiswa.
  2. Surat keterangan aktif di komunitas, unit Kegiatan di sekolah atau di kampus atau di lingkungan
  3. Foto copy sertifikat pelatihan & piagam penghargaan
  4. Foto copy surat tunggakan SPP dari sekolah/kampus (jika ada tunggakan)
  5. Foto copy surat kematian orangtua (Jika orangtua sudah meninggal dunia)
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di website orbit-hasriainunhabibie.or.id atau menghubungi :
Sekretariat YAAB-ORBIT HAH
Wisma Nugra Santana Lt. 9 (Ruang  MPI)
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 7-8 Jakarta Pusat 10220
Telp/Fax : (021) 5720641
Email: info@orbit-hasriainunhabibie.or.id/yaaborbitpusat@yahoo.com
Referensi : https://layananptk.wordpress.com/2013/07/13/beasiswa-jenjang-sdsmpsmas1-dari-yayasan-habibie/